TRAVEL BAITUSSALAM MENERIMA PENDAFTARAN HAJI PLUS BERANGKAT TAHUN 2013,QUOTA RESMI DARI DEPAG, INSYA ALLAH DI JAMIN BERANGKAT TAHUN INI JUGA PENDAFTARAN TERAKHIR TANGGAL 30 MEI 2013, QUOTA SANGAT TERBATAS



.
Selamat Datang di Wisataumrahhaji.com. Situs Support System dari Travel Haji Plus Umroh Baitussalam. Baitussalam merupakan salah satu Biro Penyelenggara Wisata Umroh dan Haji Plus yang terpercaya di Indonesia. Travel Baitussalam hadir dengan sistem pemasaran yang unik dan menguntungkan baik untuk jam'ah maupun team marketing.

Baitussalam merupakan Travel haji plus umroh yang berlokasi di Jakarta, tepatnya di Gedung Rabithah Awaliyah Lt2 Jl. TB Simatupang No. 7A Tanjung Barat Jakarta Selatan.
Baitussalam mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada jama'ah dan mengedepankan kenyamanan dan keamanan Jam'ah.Dengan biaya paket umroh yang murah serta fasilitas Akomodasi yang berkelas, Diharapkan banyak jama'ah yang bisa terbantu untuk menunaikan Ibadah Umroh atau haji.

Berikut Program yang diselenggarakan Travel Haji Plus Umroh Baitussalam :

1. Paket Umroh Reguler Standard 2013
2. Paket Umroh Harga Ekonomis mulai $ 1650
3. Paket Umroh Plus Turkey
4. Paket Umroh PlusDubai
5. Paket Umroh Plus Kairo
6. Paket Umroh Plus Amman
7. Paket Umroh Plus Eropa
8. Paket Haji ONH Plus 2013 dll

IKUTI PROGRAM UMROH EKONOMIS 9 HARI TANGGAL 8 & 22 MEI 2013 HOTEL BINTANG 3,BIAYA RP 18,5 JUTA ( ALL IN ), PESAWAT ETTIHAD, PENDAFTARAN TERAKHIR 12 MEI 2013, BURUAN QUOTA TERBATAS

Syarat dan Rukun Haji




 Banyak dari sebagian besar umat muslim di dunia ini yang menginginkan  untuk pergi ke tanah suci guna melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Namun, tidak sedikit pula yang mengetahui ataupun memahami Syarat dan Rukun Haji. Ada baiknya kita harus mempelajari terlebih dahulu apa saja syarat dan rukun haji, sebelum kita memutuskan untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci mekah. Di bawah ini adalah beberapa syarat dan rukun haji yang harus kita laksanakan.

1. Niat ikhlas karena Allah

Allah SWT berfirman, "Padahal mereka tidak diperintah, kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama-Nya dengan lurus." (Al-Bayyinah:5).
Dan sabda Nabi saw, "Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung pada niatnya.” (teks hadits dan takhirijnya sudah termaktub dalam pembahasan syarat-syarat sahnya wudhu’).

2. Wuquf di Arafah.

Berdasarkan sabda Rasulullah saw. , ”Haji adalah ’Arafah (Wukuf).” (Shahih: Shahih Ibnu Majah no:2441, Tirmidzi II:188 no:890, Nasa’i V:264, Ibnu Majah II: 1003 no:3015. dan ’Aunul Ma’bud V:425 no:1933).
Dari ’Uwah ath-Thai r.a. bertutur, Aku pernah datang menemui Nabi saw. di Musdalifah sewaktu beliau pergi untuk shalat, lalu aku berkata, ”Ya Rasulullah, sejatinya aku datang dari dua gunung Thai; sangat letih untukku dan telah wuquf disana, lalu apakah ibadah haji saya sah?” Maka jawab Rasulullah saw., ”Barangsiapa yang mengikuti shalat kami ini dan wuquf bersama kami hingga kami bertolak (dari sini) dan sebelumnya telah wuquf di ’Arafah pada siang atau malam hari, maka sempurnalah ibadah hajinya dan hilanglah kotorannya (Artinya dia telah melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya berupa manasik, pent.)” (Shahih: Shahih Ibnu Majah no: 2442, Tirmidzi II: 188 no:892, ’Aunul Ma’bud V:427 no:1934, dan Ibnu Majah II: 1004 no.3016 serta Nasa’i no:263).

3. Mabit di Muzdalifah hingga terbit matahari dan shalat shubuh di sana. 

Sebagaimana yang termaktub dalam hadits di atas:
“Barangsiapa yang mengikuti shalat kami dan wuquf bersama kami hingga kami bertolak (dari sini menuju Mina), dan sebelumnya telah wuquf di ‘Arafah pada siang atau malam hari maka sempurnalah ibadah hajinya dan hilanglah kotorannya.”

4. Melakukan Thawaf Ifadhah.

Allah SWT berfirman, “Dan hendaklah mereka melakukan thawaf di sekeliling rumah yang mulia (Baitullah).” (Al-Hajj :29).
Dari Aisyah r.a. bertutur, Shafiyah binti Huyay datang bulan setelah sebelumnya saya informasikan kepada Rasulullah saw, maka beliau bertanya, apakah ia menyebabkan kita tertahan atau terhalang dalam perjalanan kita sekarang ini (dengan sebab tidak dapat mengerjakan thawaf ifadhah karena halnya itu, pent.)?” Saya jawab, “Ya Rasulullah, bahwa Shafiyah sudah mengerjakan thawaf ifadhah dan sudah thawaf di sekeliling Baitullah, kemudian setelah melakukan thawaf ifadhah ia haidh.” Maka sabda Beliau, “Kalau begitu hendaklah dia keluar [pulang bersama kami]!” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari III:567 no:1733, Muslim II:964 no:1211, ’Aunul Ma’bud V:486 no:1987, Nasa’i I:194, Tirmidzi II:210 no:949 dan Ibnu Majah II: 1021 no:30725).
Jadi, sabda Nabi saw., “Apakah ia menyebabkan kita tertahan, ini menunjukkan bahwa thawaf ifadhah merupakan suatu kemestian yang harus dilaksanakan, dan ia menjadi penghalang dan penahan bagi orang yang belum mengerjakannya.

5. Melakukan sa'i antara Shawaf dan Marwah.

karena Rasulullah saw. melakukannya, bahkan beliau juga memerintahkannya:
“Bersa’ilah; karena sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kalian melakukan sa’i." (Shahih: Irwa-ul Ghalil no:1072, al-Fathur Rabbani XII: 72 no:277 dam Sumber: Diadaptasi dari 'Abdul 'Azhim bin Badawi al-Khalafi, Al-Wajiz Fi Fiqhis Sunnah Wal Kitabil 'Aziz, atau Al-Wajiz Ensiklopedi Fikih Islam dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah Ash-Shahihah, terj. Ma'ruf Abdul Jalil (Pustaka As-Sunnah), hlm. 489 - 491.

Itulah beberapa syarat dan rukun haji yang kami coba uraikan secara singkat, mudah-mudahan kita semua diberikan kemudahan rezeki untuk dapat pergi menunaikan Ibadah haji. Aamiin...

Sumber : http://rujukanislam.blogspot.com


Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 0 komentar


Apa perbedaan Haji ONH Plus dan Haji Reguler ?



haji onh Plus

Masih banyak yang menanyakan apa perbedaan Haji ONH Plus dan Haji reguler? pada dasarnya antara haji plus dan haji reguler itu tidak ada perbedaannya kalu dilihat dari tata cara secara syariat ( rukun haji, wajib haji dll). Biasanya perbedaan yang paling mencolok yaitu dari tata cara secara tekhnis, lama pelaksanaan dari pemberangkatan sampai kembali ke tanah air, biaya yang dikeluarkan jamaah juga fasilitas dan akomodasi yang akan diterima.

1. Biaya
Biaya haji reguler jelas lebih murah di bandingkan dengan haji Plus. Tahun 2012 ini, haji reguler besarnya anata $ 3.500 s.d 3.700dan masing-masing emabrkasyi haji biasanya harga berbeda-beda

Sedangkan Haji Plus sekitar 7.000 $ AS sampai 8.500 $ AS, ini akan bertambah tergantung dari penyelenggara haji plus termasuk lama calon jamaah haji di Tanah Suci.

Jadi, dari segi besarnya biaya haji plus lebih mahal dua kali lipat jika dibandingkan dengan haji reguler.

2. Masa Tunggu Pemberangkatan (Waiting List)
Tentu saja waiting list calon jamaah plus lebih cepat daripada calon jamaah haji reguler. Pada beberapa daerah, jika ada calon pendaftar haji plus tahun 2012, maka bisa jadi tahun 2013 akan berangkat, atau paling lama tahun 2014

Waiting list untuk haji reguler setiap daerah berbeda, tergantung dari sedikit banyaknya pendaftar dan peminat dari daerah yang bersangkutan. Ada yang hanya butuh 4 tahun seperti di wilayah Jabodetabek bahkan ada yang  lebih 10 tahun baru berangkat.

Setelah mendaftar dengan menyetor sedikitnya 25 juta untuk haji reguler dan $4000 untuk haji plus, dipastikan calon jamaah haji mendapatkan nomor Porsi. Nomor porsi merupakan nomor urut yang sudah terdaftar di dalam dokumen komputerisasi haji terpadu yang dikenal dengan SISKOHAT. Selanjutnya calon jamaah haji masuk dalam Daftar Tunggu pemberangkatan (Waiting List).

3. Lamanya di Tanah Suci
Haji Reguler sekitar 40 hari, di Mekkah sekitar 20 hari, di Arofa - Mina 4 hari dan di Madinah sekitar 6 hari.

Haji Plus yang Non Arbain sekitar 19 hari sedangkan yang plus Arbain di Madina sekitar 26 sampai 30 hari.

4. Akomodasi dan Konsumsi
Kebutuhan konsumsi dan makanan yang membedakan adalah ketika berada di Mekkah. Jamaah Haji plus kebutuhan makan sudah ditanggung dan disediakan pihak penyelenggara. Mereka makan dan minum sudah disediakan pihak hotel, sehingga jamaah haji selama di Mekkah sudah tidak perlu lagi memikirkan masalah konsumsi

Berbeda halnya dengan jamaah haji reguler, selama di Mekkah mereka harus mengusahakan sendiri makanan sehari-hari. Mereka bisa masak sendiri, beli di rumah makan, atau katering. Akomodasi dan konsumsi bagi Jamaah haji reguler selama di Tanah Suci adalah:
  • Selama 6 hari di Madinah, seluruh kebutuhan konsumsi makanan jamaah haji ditanggung oleh hotel. semuanya gratis, sehari mendapat jatah makanan dua kali. Satu kotak makanan lengkap dengan lauk, ditambah 1 botol minuman mineral dan buah-buahan. pemondokan atau maktab di Madinah secara keseluruhan ditempatkan di hotel-hotel yang relatif sangat dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga jamaah tidak perlu mengeluarkan ongkos naik taxi. cukup jalan kaki sudah bisa dilakukan.
  • Selama 4 hari di ARMINA (Arafah, Muzdalifa dan Mina), konsumsi juga ditanggung oleh maktab, sehingga jamaah sama sekali tidak mengeluarkan uang
  • Sekitar 20 hari berada di Mekah, seluruh konsumsi makan ditanggung jamaah sendir

5. Penginapan
Letak penginapan adalah hal yang sangat penting bagi jamaah haji, karena sangat berpengaruh terhadap rutinitas dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah dan mendulang pahala, baik di Masjidil Haram Mekkah maupun di Masjid Nabawi Madinah.

Jamaah haji plus umumnya menempati penginapan di sekitar Masjidil Haram dengan jangkauan yang lebih dekat. Sehingga dapat dipastikan mereka dapat memaksimalkan seluruh kegiatan ibadah di Masjidil Haram. Bisa menjalankan shalat 5 waktu berjamaah, dapat sewaktu-waktu menjalankan kegiatan sesuai dengan kemampuan dan kemauan.

Jamaah haji reguler selama di Mekkah ditempatkan pada lokasi yang bervariasi.
Tahun 1431 H, 125.845 Jamaah haji Indonesia yang reguler, rata-rata ditempatkan pada ring 1 yang berjarak maksimal 2 km dan ring 2 yang berjarak 4 km dari Masjidil Haram. Syukurlah Pemerintah tahun ini menjamin pemondokan Jamaah haji tidak akan berjarak lebih dari empat kilometer dari Masjidil Haram. Pemerintah juga menetapkan pemondokan dengan cara Qur`ah alias undian.

6. Bimbingan Selama di Tanah Suci
Semua jamaah haji di Tanah Suci mendapatkan bimbingan dalam mempermudah dalam menjalankan semua kegiatan, terutama di Mekkah dan Armina (Arofah, Mudzdalifa dan Mina) pada hari tarwiyah.

Jamaah haji plus lebih mudah dalam koordinasi, karena umumnya jumlah antara pembimbing dengan jamaah lebih dari cukup untuk mengontrol dan mengkoorninasi seluruh kegiatan yang dilakukan.

Jamaah haji reguler, saat ini telah banyak dilakukan oleh KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang akan menuntun jamaah dan membimbing selama di tanah air maupun di tanah suci. Namun pemerintah juga telah membentuk TPHI, yang merupakan petugas khusus dari Departemen Agama yang mendapatkan tugas mendampingi dan mempermudah pelaksanaan ibadah haji selama di tanah suci
  
Demikian artikel tentang perbedaan Haji ONH Plus dan Haji Reguler. Pada intinya apapun jenisnya, baik itu haji plus maupun haji reguler, asalkn dilaksanakan dengan niat suci, murni karena Allah swt, insya Allah keduanya akan mendapat gelar haji yang mabrur, haji yang maqbul, haji yang tidak ada balasan kecuali surganya Allah SWT.Terakhir mudah-mudahan jamaah haji seluruh dunia, wabilkhusus jamaah haji Indonesia baik yang reguler mapun yang plus semmuanya diberi kemudahan dalam melaksankan ibadah haji, sehingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat serta membawa gelar haji yang mabrur dan maqbul dari Allah swt.

Sumber : http://www.umrah-haji-plus.com
Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 0 komentar


Jadwal dan Paket umroh Baitussalam 2013



Musim umroh 2013 sebentar lagi akan tiba, insya Allah tarvel haji plus dan umroh rabiha siap menyambut musim umroh 2013 yang akan datang.Jadwal dan biaya paket umroh Rabiha 2013 pun sudah disiapkan.Walaupun jadwal ini belum fix, terutama dalam penentuan harga. Sebab kepastian harga resminya insya Allah baru akan terbit sekitar pertengahan bulan desember ini. Hal ini disebabkan kepastian jumlah visa yang akn keluar juga harga visa nya baru akan resmi di umumkan dan dikeluarkan pemerintah Saudi pertengahan desember ini, Namun demikian harga yang sudah dibuat ini, insya Allah tidak akan jauh berbeda jika harga resmi sudah turun.

Berikut ini Jadwal dan paket umroh Baitussalam 2013



Akomodasi Hotel :
A. Mekkah : Al-Olayan al-Khalil / Hanim Firdaus /Ajayad Makarim / Setaraf Bintang 4
B.  Madinah  : Hotel Mubarok al Madinah / Setaraf Bintang 4


C. Jeddah : City Tour







Persyaratan Umrah
1 Paspor asli yang masa berlakunya min 7 bulan sebelum tanggal keberangkatan
2 Nama yang tertera di paspor minimal 3 (tiga) kata, contoh: Muhammad Azka Mubarok
3 Photo copy Kartu Keluarga
4 Surat nikah asli bagi pasangan suami istri
5 Akte Lahir Asli, untuk anak
6 Pas photo berwarna, background putih, ukuran 4x6 = 6 lembar (wajah close up 80%)
7 Jamaah Resti (resiko tinggi) harus didampingi keluarga.
8 Kartu kuning sebagai bukti sudah divacsin manginitis.
9 Uang pendaftaran Rp 2.800.000,-
10 Pembatalan tertakluk kepada mekanisme yang berlaku di Rabiha Tour.


Harga Sudah Termasuk :
1 Tiket pesawat kelas ekonomi: Jakarta-Jeddah-Jakarta.
2 Akomodasi selama di Saudi sesuai program pilihan.
3 Transportasi darat Full AC.
4 Makan tiga kali sehari.
5 Ziarah & city tour: Makkah, Madinah & Jeddah.
6 Muthawwif (guide lokal)
7 Visa Umrah.
8 Air zam zam 10 liter (mengikuti kebijakan Airline).
9 Bagasi cuma-cuma 25 kg.


Harga tidak termasuk
1 Tiket pesawat domestik dari daerah ke Jakarta PP.
2 Akomodasi di Jakarta sebelum dan sesudah umrah.
3 Airpor tax, perlengkapan umrah & handling Rp. 750.000,-
4 Acara diluar program travel.
5 Kelebihan berat bagasi.
6 Pengeluaran pribadi, seperti: bill telpon, laundry, tips, sewa dan dorong kursi roda.
7 Biaya pengurusan mahram bagi wanita yang berangkat sendiri & usia dibawah 45 tahun Rp. 400.000
8 Biaya vacsin manginitis dan kartu kuning Rp 250.000,-
*)Perlengkapan umrah:  - Koper ukuran kabin, tas serbaguna
                                    - Kain Ihram & Sabuk (laki-laki), Mukena 1 stel (wanita)
                                    - Buku manasik, ID Card


PEMBAYARAN
Melalui bank transfer atas nama: PT. Papuo Tour and Travel



Pembayaran dalam Rupiah disesuaikan dengan Kurs Dollar yang berlaku di Rabiha saat pembayaran

Demikian informasi Jadwal dan Paket Umroh Rabiha 2013,bagi jamaah yang ingn mendapatkan informasi lebih lengkap harga paket umroh silahkan hubungi staff kami di 021 44291374 / 0813 84181574

Atau silahkan datang ke kantor Travel Baitussalam dengan alamat : Gedung Rabithah Alawiyah Lt 2, Jl. TB Simatupang No. 7A Tanjung Barat Jak-sel. Telp ; 021 44291374
Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 1 komentar


Keutamaan Ibadah Haji




Sudah sama-sama kita ketahui bahwa haji adalah ibadah yang sangat mulia. Ibadah tersebut adalah bagian dari rukun Islam bagi orang yang mampu menunaikannya. Keutamaan haji banyak disebutkan di dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Berikut ini adalah beberapa keutamaan ibadah haji di antaranya:

Pertama: Haji adalah amalan yang paling afdhol.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519)

Kedua: Jika ibadah haji tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasan baginya adalah surga
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349). An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’, bahwasanya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)

Ketiga: Ibadah haji termasuk jihad fii sabilillah (jihad di jalan Allah)
Dari ‘Aisyah—ummul Mukminin—radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1520)

Keempat: Ibadah Haji dapat menghapus kesalahaan dan dosa-dosa
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang berhaji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari no. 1521).

Kelima: Ibadah Haji akan menghilangkan kefakiran dan dosa.  
Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Keenam: Orang yang pergi untuk ibadah haji adalah tamu Allah
Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Itulah beberapa keutamaan ibadah haji, begitu luar biasa pahala dari Allah yang akan diberikan bagi siapa saja yang menunaikan ibadah haji. Semoga kita semua termasuk kepada golongan orang-orang yang dimudahkan oleh Allah untuk menjadi tamu Allah di rumah-Nya. Semoga kita dapat mempersiapkan ibadah haji tersebut dengan kematangan, fisik yang kuat, dan rizki yang halal.
Semoga Allah mengaruniakan bagi kita haji yang mabrur, yang mana tidak ada balasan selain surga.

sumber: http://www.muslim.or.id

Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 0 komentar


Macam-macam dan Jenis-jenis Haji



Macam-macam dan Jenis-jenis Haji. Ibadah Haji yang merupakan rukun islam yang kelima ini ada beberapa macam dan jenisnya. Sehingga setiap calon jamaah Haji yang akan melaksanakan Ibadah Haji harus memahami dan mengerti tentang Jenis dari Haji. Baik, mari kita simak penjelasan point utama dibawah ini:

Ibadah Haji itu terbagi menjadi 3 bagian, yang pertama adalah Haji Ifrad, Haji Tamattu' dan selanjutnya adalah haji Qiran.

Haji Ifrad, artinya menyendiri
Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad jika sesorang melaksanakan ibadah haji dan umroh dilaksanakan secara sendiri-sendiri, dengan mendahulukan ibadah haji. Artinya, ketika calon jamaah haji mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah haji. Jika ibadah hajinya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah umroh.

Haji Tamattu’, artinya bersenang-senang
Pelaksanaan ibadah haji disebut Tamattu’ jika seseorang melaksanakan ibadah umroh dan Haji di bulan haji yang sama dengan mendahulukan ibadah Umroh. Artinya, ketika seseorang mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah Umroh. Jika ibadah Umrohnya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah Haji.
Tamattu’ dapat juga berarti melaksanakan ibadah Umroh dan Haji didalam bulan-bulan serta didalam tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.

Haji Qiran, artinya menggabungkan
Pelaksanaan ibadah Haji disebut Qiran jika seseorang melaksanakan ibadah Haji dan Umroh disatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji Qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama.

Demikian penjelasan WisataUmrahhaji mengenai pembagian dan macam-macam serta jenis dari ibadah haji yang merupakan pengetahuan haji dasar bagi setiap calon jamaah yang akakn melaksanakannya. Smoga bermanfaat.

Sumber : http://www.travelhajiumroh.web.id/, http://www.jurnalHaji.Com/

Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 0 komentar


Sekilas tentang Pengertian Haji dan Umroh




Assalamu'alaikum.wr.Wb

Wisata Haji Umrah kali ini akan membuka pembahasan dan artikel pengetahuan Sekilas tentang Pengertian Haji dan Umroh. Karena pemahaman tentang pengetahuan haji dan umrah beserta ilmu tentang haji umrah, dapat membantu dan mempermudah calon jamaah yang akan berangkat menuju baitullah

Baik, langsung saja kali ini kita menuju kepada pembahasan Sekilas tentang Pengertian Haji dan Umroh. Simak tuilisan wisata Haji Umrah dibawah ini.

Pengertian Haji

Haji adalah salah satu rukun Islam yang lima. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan bagi kaum muslim yang mampu secara material, fisik, maupun keilmuan dengan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi dan melaksanakan beberapa kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan yaitu pada bulan Dzulhijjah.
Secara estimologi (bahasa), Haji berarti niat (Al Qasdu), sedangkan menurut syara’ berarti Niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus.Temat-tempat tertentu yang dimaksud dalam definisi diatas adalah selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh).
Sedangkan yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan-bulan haji yaitu dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, dan mabit di Mina.

Pengertian Umroh

Umrah adalah berkunjung ke Ka’bah untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Umroh disunahkan bagi muslim yang mampu. Umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik yaitu tgl 11,12,13 Zulhijah. Melaksanakan Umroh pada bulan Ramadhan sama nilainya dengan melakukan Ibadah Haji (Hadits Muslim)

Demikian Sekilas tentang Pengertian Haji dan Umroh yang dapat wisata umrah haji sampaikan, semoga bermanfaat.

Sumber/Referensi : http://www.haji-indonesia.com/
Copyright
Ping your blog, website, or RSS feed for Free ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com


Read More Add your Comment 0 komentar


Artikel / Berita Terbaru

Rabiha Bekasi

Label


Powered by WidgetsForFree
 

Follower

Profile Admin Baitussalam

  • Teguh Kurnia
  • Muhammad Taufiq
  • heru wahyudi

Biro Umroh Baitussalam

Jl. Suryadarma No.1 Negalsari
Tangerang-Provinsi Banten

Telp : 021 4429 1374
SMS : 0813 84181574
Email : admin@wisataumrahhaji.com
http://wisataumrahhaji.com

© 2010 Travel Umrah dan Haji Plus | Biaya Paket Umroh | Jadwal dan Harga Umrah | Daftar Umroh dan Haji All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Baitussalam Tours and Travel